Tuesday, August 23, 2016

Heboh Isu Harga Rokok Sudah Naik, Pria Ini Borong 220 Bungkus Terlebih Dahulu!

News1Indonesia.co.id- Dalam beberapa hari terkhir, isu kenaikan harga rokok semakin kencang saja.
Dunia maya pun heboh ketika sebuah foto di minimarket memperhatkan
perubahan signifikan harga rokok. foto-foto tersebut pun menjadi
perbincangan dan bahan lawakan salah satunya meme.
Ternyata isu dan candaan tersebut ditanggapi serius dan gagabah oleh seorang pria asal Palembang.

Seperti di kutip dari kompas.com, Adi  (38) memborong rokok saat isu harga rokok 50.000 rupiah perbungkusnya merebak.
Adi memborong jenis rokok kesayanganya langsung dari agen.Kepanikan tersebut diakui usai melihat foto-foto di minimarket lewat jejaring sosial.

Langsung ke agen rokok, Adi tidak tanggung-tanggung untuk mempersiapkan stok tembakau lilit tersebut. Adi membeli 22 Slop dengan kondisi 10 bungkus per slopnya.
Rokok Sampoerna Putih yang jadi favoritnya itu setiap bungkusnya berisi 12 batang.Dengan kata lain Adi telah memiliki 2.640 batang rokok.

Adi mengaku kalau telah mendengar kabar kalau harga rokok akan segera naik.Khawatir dengan harga 50.000 rupiah per bungkusnya,dirinya buru-buru membeli dan menyimpan sebelum harga melambung.
Usai membeli pun Adi tidak khawatir lagi terkait harga rokok yang akan naik.Baginya, sudah 'aman' kala rokok harga di bawah 50.000 telah di belinya.

Adi yang bekerja sebagai pegawai swasta itu juga menambahkan kalau akan irit-irit dalam mengisap rokoknya ketika harga benar-benar naik. isu kenaikan harga rokok memang sudah jadi
'cerita lama', tapi hangat di perbincangkan ketika realisasi mulai dilakukan. Seperti dikutip dari berita satu, harga-harga rokok akan seharga atau lebih mahal dari empat liter beras.

Belum diketahui kapan harga rokok akan benar-benar naik menjadi 50.000, tapi dukungan pun datang dari berbagai pihak. Salah satunya 
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

Ridwal Kamil mengatakan setuju dengan naiknya harga rokok karena mengikuti peraturan pemerintah.
Selain itu dirinya bukan perokok, maka tidak ada masalah baginya.

Harga-harga baru rokok pun diprediksi akan beragam tergantung merekek dan jenisnya.

Marlboro: Merah (51.800), Light (Menthol) (48.500), Menthol (48.800),

Black Menthol
(51.200), Ice Blast (52.500)

Dunhill: Merah
(50.800), Mild (48.200), Menthol (50.200)

Lucky Strike: Filter
(43.800), Light (42.800)

Country: Merah
(42.800), Light (42.200)

Pall Mall: Filter
(42.500), Light (43.800), Light Menthol (43.800)

Djarum Super:
16 (39.500), MLD (40.500), Black (38.800), Black Menthol (39.200), 76 (32.800),

Clavo Filter
(36.200), Clavo Kretek (34.800)

LA: Light (38.800), Menthol (39.500), Light Ice (40.800), Bold (40.200)

Gudang Garam Filter (40.500), Signature (42.200), Signature Mild (40.800), GG Mild (40.500), Surya 16 (42.400), Surya Exclusive (44.800), International (40.200)

Surya Pro Mild (38.800)

Sampoerna Mild (48.800), Menthol (47.500)

U Mild (35.800), Class Mild (42.500)

Star Mild: 40.800, Menthol (42.500)

Dji Sam Soe: Magnum Filter (45.500), Magnum Blue (42.500)

Apakah kamu sendiri sudah 'menyetok' rokok sebelum harganya naik 50.000?

sumber:idntimes.com

Monday, August 22, 2016

Yansen Bunuh Diri, Pengunjung Centre Point Terkejut.

News1Indonesi.co.id, MEDAN - Pengunjung Centre Point dikagetkan dengan adanya orang yang bunuh diri. Belum diketahui penyebab pastinya kenapa orang tersebut bisa terjun bebas yang dikabarkan melompat dari lantai 3A gedung Centre Point.

Alhasil, semua pengunjung Centre Point memadati tempat jatuhnya orang tersebut. Sekarang mayat orang yang diduga lompat dari lantai 3 sudah ditutupi dengan terpal.

Yansen Bunuh Diri, Pengunjung Centre Point Terkejut.

Menurut Feri, korban diduga jatuh dari lantai III A. Belum diketahui apakah korban datang sendiri atau bersama keluarganya ke Centre Point.


"Saya sendiri juga kaget. Pas melintas, saya dengar suara seperti barang jatuh. Bunyinya, gedebug," ungkap remaja berkemeja biru ini. 


Yansen Bunuh Diri, Pengunjung Centre Point Terkejut.
Petugas Polsek Medan Timur mengevakuasi jasad korban yang tewas setelah terjun dari lantai III A Center Point Medan, Senin (22/8/16). Polisi langsung membawa jasad korban ke RSU Pirngadi Medan untuk keperluan visum dan otopsi. identitas korban belum diketahui.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, korban berjenis kelamin laki-laki memiliki tubuh gemuk dan sudah tua.

Menurut sejumlah pengunjung, mereka tidak menyangka laki-laki itu nekat terjun dari lantai III A Center Point Medan." Tadi dia di sini tiba-tiba sudah jatuh kebawah. ungkap seorang pengunjung.


Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen pusat perbelanjaan tersebut, juga belum ada keterangan resmi dari pihak polisi. dan seorang petugas security tak bersedia memberikan jawaban saat ditanya wartawan.

Saat jenazah akan dibawa melalui pintu belakang, sejumlah pekerja tampak menutupi dengan terpal. “Tolong kasih jalan bang, biar langsung dibawa ke rumah sakit,” kata mereka diringi dua orang biksu yang tampak membacakan doa.

Yansen Bunuh Diri, Pengunjung Centre Point Terkejut.

Sejauh ini pula pihak Centre Point belum memberi keterangan soal aksi bunuh diri di pusat perbelanjaan yang berada di Jalan Jawa, Kecamatan Medan Timur itu. “Nanti saja bang, kami belum bisa beri keterangan,” ungkap seorang wanita mengenakan kemeja pink disebut-sebut sebagai humas.
Sementara itu, sejumlah pengunjung masih tampak berkerumun di lokasi meski sudah steril. Bahkan tak sedikit pula yang memotret lokasi keadian. “Kasian kali bapak itu tadi ya,” celetuk seorang wanita.

Ahok Tuduh Warga Penyebab Banjir di Kemang
                                         Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
News1Indonesia.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menuduh warga yang tinggal di sekitar aliran sungai yang ada di wilayah Jakarta Selatan, sebagai penyebab banjir yang melanda sejumlah kawasan di wilayah itu.

"Coba lihat Kemang sekarang. Banyak sekali rumah orang itu. Kalau air lagi pasang (di) sungai kecil, itu (air) sampai menempel ke dinding (rumah) orang)," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Senin, 22 Agustus 2016.

Ahok mengatakan, warga di aliran sungai itu memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atas rumah dan lahan. Namun menurut Ahok, rumah-rumah itu didirikan tepat di pinggir aliran saluran air.

Ahok mengatakan, kondisi itu membuat tindakan pencegahan dan penanggulangan bencana banjir yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI di Jakarta Selatan tidak bisa optimal. Saluran air tidak bisa diperlebar.

Baca Juga : Tidak Semua Rencana Dapat Terwujud Dengan Lancar.

Padahal idealnya, supaya aliran air tidak meluap lagi, sebuah saluran harus memiliki lebar 20 meter, layaknya sungai, tidak tiga meter seperti lebar banyak saluran air di Jakarta Selatan.

"Kalau tiga meter coba bayangin saja (bagaimana air tidak meluap). Air datang (di sisi saluran air) cuma pakai turap beton saja. Terus di atasnya ada rumah," ujarnya menambahkan.

Ahok mengatakan, padahal, DKI telah menawarkan para pemilik rumah supaya menjual rumah mereka dengan harga pasar. Para pemilik rumah enggan. 

Ahok memprediksi, banjir akan terus terjadi di wilayah Jakarta Selatan jika rumah-rumah yang ada di dekat saluran air di sana, tidak bisa dihilangkan untuk membuat saluran air yang lebih lebar lagi.

"Kamu sekarang tinggal di bawah (posisi daratannya rendah). Hujan, pasti kena (banjir) terus nih." 
Sebagai informasi, usai hujan deras yang melanda Jakarta Jumat malam, 19 Agustus 2016, sejumlah kawasan di Jakarta Selatan terendam genangan air sungai yang meluap. 

Jakarta Selatan terbilang wilayah yang masih mengalami banyak genangan dibanding wilayah Jakarta lain. Wilayah yang tergenang salah satunya adalah Jalan Iskandar Muda, di depan mal Gandaria City. Tanah longsor bahkan terjadi di wilayah Pondok Labu. untuk mengatasi agar tidak terjadi banjir seperti kemarin lagi, DKI  harus mengambil tindakan memperluas saluran selebar 20 meter.
Tidak Semua Rencana Dapat Terwujud Dengan Lancar
                                       Kegagalan adalah awal dari sebuah keberhasilan.
News1Indonesia.co.id-
Detik demi detik terus berjalan, menit demi menit pun juga ikut berjalan, begitu juga dengan jam, minggu, bulan, dan bahkan tahun juga semakin berjalan. Manusia bertambah umurnya. Yang muda kelak akan menjadi tua, dan mereka yang tua kelak juga akan pergi bertemu dengan sang pencipta alam semesta ini. Yang muda akan mengganti yang tua, dan begitu pun seterusnya.

Semakin berkembangnya zaman dan majunya teknologi, manusia selalu berusaha untuk mempertahankan hidupnya dengan berbagai cara. Ada yang memenuhi kebutuhan hidupnya dengan bekerja untuk mencari uang, lalu membelikan barang-barang yang seseorang butuhkan tersebut dengan uang yang telah dihasilkannya.

Tidak penting seberapa mahalnya harga barang yang dibelinya tersebut, yang penting seseorang tersebut bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Setidaknya uang dan barang yang telah dimiliki bisa menjamin hari tua orang tersebut kelak.

Semua orang pasti menginginkan hari tuanya tidak selalu dalam keadaan kesusahan. Memiliki uang yang banyak, rumah yang bagus dan besar, tanpa harus memikirkan uang kontrakan yang harus dibayar setiap bulannya, sebidang tanah yang siap dijual atau untuk diwariskan ke anak, cucu ataupun cicit, dan tidak lupa juga uang untuk berobat ke rumah sakit.

Semua itu adalah sebuah rencana. Dan menurut pengalamanku, sebuah rencana tidak akan selalu dapat terjadi. Padahal rencana tersebut sudah kita atur sebaik-baiknya dan seindah mungkin.

Aku sering mengalaminya. Aku pernah merencanakan untuk masuk di sebuah universitas yang ada di ibukota Negara Indonesia ini, Universitas Indonesia. Namun apa daya, rencanaku tersebut tidak berjalan dengan lancar.

Aku malah menganggur selama 1 tahun setelah lulus dari SMK. Lalu setelah itu, aku menjadi mahasiswa di salah satu universitas swasta yang ada di kotaku. Sedikit menyenangkan bisa menjadi seorang mahasiswa, seperti mimpi dan keinginanku untuk meraih sukses dan menjamin hidup yang indah di hari tua nantinya.

Namun, kali ini rencanaku untuk kuliah dan mendalami ilmu sastra, gagal total. Aku malah kuliah dan mendalami jurusan ilmu teknik mesin yang orang tua dan keluargaku inginkan. Itulah rencana, sebuah mimpi dan keinginan yang tidak selalu terjadi.

Ada yang ingin kuliah di luar kota setelah lulus dari SMA/SMK, tapi malah tidak bisa karena keterbatasan ekonomi. Namun, ada juga yang tidak bisa mewujudkan mimpi dan keinginannya tersebut karena kekangan dari orang tua ataupun keluarga, contohnya saja aku.

Rencanaku untuk kuliah di luar kota masih ada, namun aku tidak tahu kapan itu akan terwujud. Di balik kekangan orang tua dan keluarga, aku sadar ternyata itu adalah sebuah pilihan terbaikku. Aku sadar karena aku belum bisa bersosialisasi dengan orang banyak, karena aku memang bukanlah orang aktif dan pandai bicara. Aku, si ‘Kuper’, kurang pergaulan. Begitu kata salah satu tanteku.

Rencana memanglah tidak selalu terjadi, namun sebuah rencana masih bisa diwujudkan jika ada niat, keyakinan, dan usaha. Aku tidak malu jika di umur 20 tahun ini aku baru bisa duduk di bangku universitas semester 1.

Aku tidak malu jika aku ditanya, “Kenapa baru sekarang kamu masuk kuliah?” Seperti yang aku katakan tadi, sebuah rencana tidak akan selamanya bisa terjadi, tapi sebuah rencana bisa diwujudkan kembali jika gagal pada sebelumnya. Karena kegagalan adalah awal dari sebuah keberhasilan.

Dan sekarang, di sinilah aku. Sedang mengetik sebuah cerita yang nantinya akan dibaca oleh orang-orang yang mungkin akan termotivasi untuk mewujudkan mimpi dan keinginannya.

Rencanaku memang belum terwujud, tapi setidaknya aku sudah memotivasi mereka untuk mewujudkan dan menyukseskan rencananya. (Tulisan ini dikirim oleh Ridho Adha Arie, Pekanbaru)
Studi: Wanita Terprogram untuk Berselingkuh

News1Indonesia.co.id –
Para peneliti mengklaim bahwa manusia secara naluriah tidak akan bertahan pada satu pasangan saja dalam satu waktu. Mereka percaya bahwa manusia telah berevolusi untuk terus mencari pasangan lain, walaupun saat masih menjalin hubungan dengan kekasihnya.

Yang mengejutkan adalah studi tersebut mengungkap bahwa wanita secara khusus telah diprogram untuk berselingkuh sebagai rencana cadangan mereka, kalau-kalau hubungan mereka dengan pasangannya yang tidak berjalan baik.

Dilansir dari laman The Sun, David Buss dan Cari Goetz, ketua studi ini menyimpulkan, manusia telah berevolusi untuk menguji terus hubungannya dan mencari pilihan yang lebih baik di tempat lain.

"Suami itu seperti panekuk. Sudah lumrah membuang lapisan pertamanya," kata para peneliti mengutip perkataan karakter yang diperankan Jennifer Love Hewitt, dalam film The Client List.

Mereka berargumentasi bahwa wanita telah diprogram untuk mencari pasangan lain, seperti di kehidupan ribuan tahun lalu. Di saat manusia punya umur singkat, kehidupan yang brutal membuat para nenek moyang kita selalu menyimpan pasangan lain yang potensial sebagai cadangan kalau pasangan mereka meninggal dunia.

Baca Juga: Salah Pilih Ransel Berisiko Sebabkan Skoliosis pada Anak.

Insting bertahan hidup yang sudah lama tertanam inilah, yang mendasari perilaku selingkuh di era modern ini, meskipun kehidupan di masa sekarang sangat jauh berbeda. Ini artinya, wanita masih memiliki insting untuk mencari pasangan potensial lain, meskipun mereka sudah punya hubungan yang cukup bahagia dan stabil.

Para peneliti mengklaim, hal ini berarti wanita akan terus membandingkan pasangannya dengan siapa pun dalam hidup mereka, karena mereka sudah terprogram untuk selalu mencari hubungan yang lebih terbaik lagi untuk kedepanya.

Para ilmuwan ini menyebut, tindakan ini adalah bentuk 'asuransi pasangan', bahwa wanita belajar dari perselingkuhan untuk menentukan apakah layak untuk tetap bertahan dengan satu pasangan mereka, atau tidak. (asp)

Berita Terbaru

Powered by Blogger.

Video

Berita Populer

Komentar Pembaca

Our Facebook Page